Wawasan Kendari – Aparat kepolisian mengamankan seorang wanita yang ditemukan dalam kondisi linglung di wilayah Kendari. Perempuan tersebut diduga mengalami depresi berat setelah mengonsumsi narkotika jenis sabu, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga sekitar akan keselamatan dirinya maupun orang lain.
Penanganan cepat dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi wanita tersebut serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Ditemukan Warga dalam Kondisi Tidak Stabil
Wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh warga dalam keadaan tidak stabil secara emosional dan sulit diajak berkomunikasi. Gerak-geriknya dinilai membahayakan diri sendiri, sehingga masyarakat segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polresta Kendari kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pendekatan secara persuasif.
Polisi Lakukan Pendekatan Humanis
Dalam proses pengamanan, polisi mengedepankan pendekatan humanis agar tidak menimbulkan trauma tambahan bagi yang bersangkutan. Petugas berupaya menenangkan korban dan memastikan tidak ada tindakan represif selama penanganan berlangsung.
“Yang bersangkutan kami amankan untuk keselamatannya sendiri. Kondisinya saat itu tampak linglung dan emosinya tidak stabil,” ujar salah satu petugas kepolisian.

Baca juga: Akademisi UM Kendari Soroti Gaya Komunikasi Kadispar Sultra, Dinilai Keluar dari Tupoksi
Dugaan Pengaruh Narkotika dan Gangguan Psikologis
Berdasarkan keterangan awal dan informasi dari lingkungan sekitar, wanita tersebut diduga baru saja mengonsumsi narkotika jenis sabu. Konsumsi narkotika tersebut diduga memicu gangguan psikologis berat hingga menyebabkan depresi dan perubahan perilaku ekstrem.
Pihak kepolisian menyatakan masih mendalami kasus ini, termasuk riwayat kesehatan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam penyalahgunaan narkotika tersebut.
Dirujuk untuk Penanganan Medis
Setelah diamankan, wanita tersebut kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik dan mentalnya dapat segera ditangani oleh tenaga profesional.
Polisi menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas utama dalam kasus ini, terutama karena menyangkut aspek kesehatan jiwa.
Imbauan Polisi kepada Masyarakat
Polresta Kendari mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya jika menemukan individu dengan perilaku tidak wajar atau diduga mengalami gangguan mental. Warga diminta segera melapor kepada aparat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Selain itu, kepolisian kembali menegaskan bahaya penyalahgunaan narkotika yang tidak hanya merusak fisik, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan mental dan kehidupan sosial.
Perlu Peran Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Edukasi, pengawasan, serta akses terhadap layanan kesehatan mental dinilai krusial untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Polisi berharap masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika maupun gangguan kesehatan jiwa di lingkungannya, demi keselamatan bersama.





