Wawasan Kendari – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) Kategori Utama. Target tersebut dinilai sebagai lompatan penting dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak secara menyeluruh. Namun, untuk mencapainya dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan.
Hal ini disampaikan oleh Sudirman, yang menekankan bahwa KLA bukan sekadar penilaian administratif, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi anak.
KLA Bukan Sekadar Predikat
Menurut Sudirman, predikat Kota Layak Anak tidak hanya dinilai dari kelengkapan dokumen, tetapi dari sejauh mana kebijakan dan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak. Mulai dari akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi.
“KLA adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Untuk mencapai KLA Kategori Utama, Pemkot Kendari menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, aparat penegak hukum, hingga organisasi masyarakat didorong untuk berperan aktif.
Sinergi ini diperlukan agar setiap klaster penilaian KLA dapat dipenuhi secara optimal dan berkelanjutan.

Baca juga: Kendari Siap Cetak Sawah di Amohalo, Target Awal 100 Hektar
Fokus pada Pemenuhan Hak Anak
Pemkot Kendari terus memperkuat program-program yang berorientasi pada pemenuhan hak anak. Hal ini mencakup hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, serta perlindungan khusus.
Pemerintah daerah memastikan setiap kebijakan pembangunan mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak.
Penguatan Peran Sekolah dan Keluarga
Sudirman juga menekankan pentingnya peran sekolah dan keluarga dalam mewujudkan Kota Layak Anak. Sekolah diharapkan menjadi ruang yang aman, bebas dari perundungan, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sementara itu, keluarga dipandang sebagai fondasi utama dalam memberikan pengasuhan yang positif dan perlindungan sejak dini.
Dukungan Infrastruktur dan Ruang Ramah Anak
Selain kebijakan dan program, Pemkot Kendari juga mendorong penyediaan infrastruktur yang ramah anak. Pembangunan taman bermain, ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, serta sarana publik yang aman dan inklusif terus ditingkatkan.
Lingkungan fisik yang mendukung dinilai penting dalam menciptakan kota yang nyaman bagi anak.
Peran Dunia Usaha dan Masyarakat
Dunia usaha diharapkan turut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berorientasi pada anak. Sementara masyarakat didorong untuk aktif menciptakan lingkungan sosial yang aman dan peduli terhadap tumbuh kembang anak.
Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem Kota Layak Anak.
Tantangan Menuju KLA Kategori Utama
Meski optimistis, Pemkot Kendari mengakui masih terdapat tantangan dalam mencapai KLA Kategori Utama. Tantangan tersebut antara lain masih adanya kasus kekerasan terhadap anak, keterbatasan sarana pendukung, serta perlunya peningkatan kesadaran bersama.
Namun dengan komitmen dan kerja sama yang solid, tantangan tersebut diyakini dapat diatasi secara bertahap.
Optimisme Wujudkan Kendari Ramah Anak
Dengan target KLA Kategori Utama, Pemkot Kendari berharap mampu mewujudkan kota yang benar-benar ramah anak, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi masa depan. Sudirman optimistis, melalui kolaborasi menyeluruh dan komitmen bersama, Kendari dapat menjadi contoh daerah yang berhasil memenuhi hak dan perlindungan anak secara optimal.
Kota Layak Anak bukan hanya tujuan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan Kendari.