Wawasan Kendari – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, menghadiri secara langsung pembukaan Jambore Daerah (Jamda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-X tahun 2025, yang digelar di Bumi Perkemahan Lakapera, Kabupaten Kolaka, pada Rabu.
Kegiatan akbar ini diikuti ribuan peserta pramuka dari berbagai kabupaten dan kota se-Sultra. Jamda ke-X menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan menanamkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Ajang Pembentukan Karakter Generasi Muda
Dalam sambutannya, Sekda Kota Kendari menegaskan bahwa gerakan pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme generasi muda.
“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan baris-berbaris dan perkemahan. Lebih dari itu, pramuka adalah wadah pembentukan karakter agar anak-anak kita menjadi generasi yang tangguh, berjiwa sosial, dan cinta tanah air,” ujar Ridwansyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan kwartir daerah yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan berskala provinsi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan antar daerah dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan gotong royong.
Ribuan Peserta Padati Bumi Perkemahan
Berdasarkan data dari Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Sultra, Jambore Daerah ke-X diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Selama sepekan kegiatan, para peserta akan mengikuti berbagai agenda edukatif dan rekreatif, mulai dari lomba keterampilan pramuka, kegiatan bakti sosial, hingga penanaman pohon di sekitar lokasi perkemahan.
“Antusias peserta sangat luar biasa. Kami ingin menunjukkan bahwa pramuka tetap eksis dan relevan di tengah tantangan era digital,” kata Ketua Kwarda Pramuka Sultra dalam sambutannya.

baca juga: Pemkot Kendari Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Kawasan Strategis Kandai
Dukungan Pemerintah Kota Kendari
Pemerintah Kota Kendari memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pramuka, baik di tingkat kota maupun provinsi. Sekda menegaskan bahwa Pemkot Kendari terus mendorong pelibatan pelajar dan guru dalam aktivitas kepramukaan sebagai bagian dari pembentukan karakter di sekolah.
“Kami berkomitmen menjadikan pramuka sebagai bagian integral dari pendidikan karakter di Kendari. Pemerintah akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas maupun pembinaan,” ungkap Ridwansyah.
Selain menghadiri pembukaan, Sekda Kendari juga mengunjungi tenda kontingen Kwarcab Pramuka Kota Kendari untuk memberikan semangat kepada peserta. Ia berharap agar seluruh peserta menjaga kesehatan, semangat kebersamaan, dan menjunjung tinggi sportivitas selama kegiatan berlangsung.
Tema: Pramuka Tangguh, Sultra Maju
Jambore Daerah Sultra ke-X tahun 2025 mengusung tema “Pramuka Tangguh, Sultra Maju”. Tema ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kemandirian generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Melalui kegiatan ini, Kwarda Pramuka Sultra berharap dapat melahirkan generasi yang berintegritas, peduli lingkungan, serta berjiwa kepemimpinan tinggi. “Kami ingin peserta tidak hanya pulang dengan pengalaman baru, tapi juga dengan nilai-nilai moral dan tanggung jawab sosial,” ujar panitia pelaksana.
Harapan untuk Regenerasi dan Kepemimpinan Muda
Di akhir kegiatan pembukaan, Sekda Kota Kendari berpesan agar momentum Jambore Daerah menjadi ajang menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat kebersamaan lintas daerah di Sultra.
“Anak-anak pramuka adalah calon pemimpin masa depan. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman, tapi tetap berakar pada nilai-nilai moral dan budaya bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan Jambore Daerah Sultra ke-X ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari dengan berbagai agenda pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga lomba antar kontingen, dan akan ditutup secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tenggara pada pekan mendatang.





