, , ,

Sekda Kendari Dorong Masyarakat Wundumbatu Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

oleh -69 Dilihat

Wawasan Kendari – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari mendorong masyarakat Kelurahan Wundumbatu untuk lebih aktif mengelola sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi. Dorongan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi lingkungan yang digelar bersama pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta kelompok ibu-ibu rumah tangga.

Sampah Bukan Lagi Masalah, Tapi Peluang

Dalam sambutannya, Sekda Kendari menegaskan bahwa persoalan sampah seharusnya tidak selalu dianggap sebagai beban kota. Jika dikelola dengan baik, sampah justru bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga maupun kelompok masyarakat.

“Sampah itu punya nilai ekonomi. Plastik, kertas, minyak jelantah, sampai limbah organik semuanya bisa dimanfaatkan. Yang dibutuhkan hanya kemauan untuk memilah dan mengelola,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat Wundumbatu dapat menjadi contoh kelurahan mandiri dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi masyarakat.

Edukasi Pemilahan Sampah Jadi Fokus Utama

Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup untuk memberikan pelatihan pemilahan sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga jenis sampah daur ulang bernilai jual.

Masyarakat diajarkan cara memanfaatkan barang bekas menjadi kerajinan, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta mengumpulkan sampah plastik yang dapat disetorkan ke bank sampah.

“Kalau semua rumah tangga mau memilah dari sumbernya, volume sampah yang masuk ke TPA bisa berkurang banyak,” jelas salah satu narasumber.

Sekda Kendari
Sekda Kendari

Baca juga: Wakil Wali Kota Kendari Buka Gerakan Santunan 1.000 Anak Yatim

Dorong Pembentukan Bank Sampah dan UMKM Lingkungan

Sekda Kendari juga mendorong pembentukan lebih banyak bank sampah di tingkat RT/RW. Ia menyebut bahwa keberadaan bank sampah akan memudahkan warga dalam menabung sampah dan mendapatkan keuntungan secara berkala.

Selain itu, ia mendorong kelompok masyarakat untuk mengembangkan UMKM berbasis daur ulang. Misalnya, kerajinan tas plastik, pot tanaman dari botol bekas, hingga produk kompos untuk keperluan pertanian rumah tangga.

“UMKM lingkungan ini tidak hanya membantu kebersihan kota, tapi juga membuka peluang usaha baru,” tambahnya.

Antusias Warga Tinggi, Siap Terapkan di Rumah

Warga Wundumbatu terlihat antusias mengikuti sesi pelatihan. Banyak ibu rumah tangga mengaku baru mengetahui bahwa sampah-sampah yang biasa dibuang sembarangan ternyata memiliki nilai jual.

“Kami jadi paham cara memilah dan bagaimana menjual sampah plastik. Ini sangat bermanfaat untuk ekonomi keluarga,” kata seorang ibu rumah tangga.

Beberapa warga juga berharap pemerintah terus memberikan pendampingan agar program ini berjalan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Kendari Komit Dorong Lingkungan Bersih

Sekda menegaskan bahwa pemerintah Kota Kendari terus berkomitmen dalam mendorong lingkungan bersih melalui program edukasi, penguatan bank sampah, dan kolaborasi bersama kelompok masyarakat.

“Kita ingin kota ini bersih, sehat, dan masyarakatnya sejahtera. Pengelolaan sampah berbasis ekonomi menjadi langkah konkret yang harus kita dukung bersama,” tutup Sekda.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.