Wawasan Kendari — Pemerintah Kota Kendari menggelar Rapat Koordinasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) sebagai upaya memperkuat peran ormas dan memperdalam sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah daerah. Kegiatan yang berlangsung di salah satu aula pertemuan di Kendari itu dihadiri puluhan perwakilan ormas dari berbagai bidang, mulai dari sosial, kepemudaan, keagamaan, hingga organisasi kebudayaan.
Membangun Komunikasi dan Keterlibatan Publik
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kota Kendari menegaskan bahwa keberadaan ormas sangat penting dalam mendukung program pembangunan daerah. Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta menyelesaikan potensi persoalan di lapangan.
“Ormas adalah mitra strategis pemerintah. Kami ingin setiap organisasi dapat berperan aktif menjaga harmoni sosial dan ikut mendukung pembangunan,” ujar pejabat yang hadir membuka kegiatan.
Keterlibatan ormas dinilai mampu memperluas jangkauan pemerintah dalam menyampaikan program serta menyerap aspirasi masyarakat.
Sinergi dengan Pemerintah Ditekankan
Salah satu fokus utama rapat koordinasi adalah memperkuat sinergi antara ormas dan pemerintah. Kolaborasi yang dimaksud bukan hanya dalam bentuk komunikasi, tetapi juga keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial, edukasi masyarakat, dan program pemberdayaan.
Pemerintah meminta ormas lebih aktif dalam:
-
menjaga stabilitas keamanan lingkungan,
-
meningkatkan literasi masyarakat,
-
membantu penanganan isu sosial seperti stunting, kemiskinan ekstrem, dan narkoba,
-
serta ikut menjaga kerukunan antarwarga.
“Kami ingin ormas tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi menjadi bagian yang mendorong perubahan,” ujar salah satu narasumber.

Baca juga: Pemeriksaan BPK Rampung, Pemkot Kendari Siap Perbaiki Sistem Pajak Daerah
Penguatan Administrasi dan Legalitas Ormas
Dalam sesi diskusi, pemerintah juga membahas pentingnya legalitas dan ketertiban administrasi ormas. Banyak organisasi yang masih belum memperbarui dokumen atau belum melaporkan kegiatan secara berkala.
Melalui rakor ini, pemerintah mengingatkan bahwa:
-
ormas wajib melaporkan aktivitas organisasi,
-
memperbarui data kepengurusan,
-
dan memastikan seluruh kegiatan sesuai aturan perundang-undangan.
Pemerintah menegaskan bahwa penguatan administrasi bukan bertujuan membatasi ruang gerak, tetapi agar ormas tercatat resmi dan bisa mendapatkan dukungan program.
Ormas Sambut Positif, Minta Ruang Kolaborasi Lebih Besar
Perwakilan ormas yang hadir menyambut baik rakor ini. Mereka menilai forum tersebut membuka ruang dialog langsung dengan pemerintah, sehingga kebutuhan dan kendala di lapangan bisa disampaikan secara terbuka.
Beberapa ormas juga meminta pemerintah menyediakan ruang kolaborasi yang lebih besar—baik dalam bentuk pelibatan kegiatan sosial, pelatihan peningkatan kapasitas, maupun akses bantuan pemberdayaan.
“Kami siap bersinergi. Yang penting ada komunikasi dua arah yang jelas,” ujar salah satu perwakilan ormas kepemudaan.
Harapan Pemerintah: Stabilitas dan Partisipasi Masyarakat Meningkat
Pemerintah Kota Kendari berharap rakor ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat harmonisasi antara pemerintah, ormas, dan masyarakat. Dengan sinergi yang lebih solid, berbagai persoalan sosial di Kendari diharapkan dapat diatasi lebih cepat dan efektif.
Pemerintah juga menargetkan agar ormas menjadi motor penggerak kegiatan positif di masyarakat, mulai dari edukasi, sosial kemasyarakatan, hingga peningkatan produktivitas generasi muda.
“Jika pemerintah dan ormas berjalan searah, pembangunan bisa lebih cepat dan pelayanan publik akan lebih baik,” tutup pejabat tersebut.





