Wawasan Kendari – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara resmi menutup kegiatan Pelatihan Satpam Gada Pratama Gelombang IX Tahun 2025. Upacara penutupan berlangsung khidmat di halaman SPN Polda Sultra pada Sabtu (13/9/2025), dengan dihadiri pejabat utama Polda, instruktur, serta para peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pelatihan.
Tingkatkan Kompetensi Satuan Pengamanan
Pelatihan Gada Pratama merupakan program wajib bagi calon satuan pengamanan (Satpam) yang akan bertugas di berbagai instansi maupun perusahaan. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang kedisiplinan, etika profesi, hukum dasar, teknik pengamanan, hingga keterampilan pertolongan pertama.
Kombes Pol Bambang Santoso, yang mewakili Kapolda Sultra dalam sambutannya, menegaskan pentingnya pelatihan ini untuk mencetak Satpam yang profesional.
“Satpam adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. Mereka harus memiliki pengetahuan, keterampilan, serta sikap mental yang baik agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Diharapkan Jadi Mitra Kepolisian
Polda Sultra berharap para Satpam lulusan Gada Pratama tidak hanya sekadar menjalankan tugas teknis, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Dengan adanya Satpam yang terlatih, beban kepolisian dapat terbantu, terutama dalam pencegahan tindak kriminal di lingkungan kerja masing-masing,” tambah Bambang.

Baca juga: Mentan Amran Komitmen Jadikan Kaltara Sebagai Lumbung Pangan Nasional
Peserta Ikuti Proses Seleksi Ketat
Dalam gelombang IX tahun ini, sebanyak 120 peserta mengikuti pelatihan. Mereka berasal dari berbagai perusahaan swasta, BUMN, hingga instansi pemerintah di wilayah Sulawesi Tenggara. Para peserta mengikuti proses seleksi awal yang cukup ketat, mulai dari tes kesehatan, kesamaptaan jasmani, hingga wawancara untuk memastikan kelayakan mereka.
Instruktur dari SPN Polda Sultra menekankan pembentukan sikap disiplin dan integritas sebagai dasar utama profesi Satpam. Selain itu, peserta juga mendapatkan praktik lapangan, termasuk simulasi penanganan aksi kriminalitas dan keadaan darurat.
Apresiasi untuk Para Lulusan
Penutupan pelatihan ditandai dengan upacara resmi serta penyematan tanda kelulusan bagi perwakilan peserta terbaik. Polda Sultra memberikan apresiasi khusus kepada peserta yang menunjukkan prestasi unggul selama pelatihan.
Salah satu peserta, Ahmad Fauzi, mengaku bangga bisa menyelesaikan program ini.
“Awalnya berat karena harus beradaptasi dengan kedisiplinan ketat, tapi akhirnya kami menyadari pentingnya pelatihan ini. Kami lebih siap bertugas setelah mendapatkan bekal ilmu dan pengalaman dari instruktur Polda Sultra,” ungkapnya.
Satpam sebagai Profesi yang Dihormati
Penutupan pelatihan ini juga menjadi momentum untuk menegaskan kembali bahwa Satpam adalah profesi yang mulia. Polda Sultra berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelatihan, sehingga setiap angkatan Gada Pratama dapat menjadi tenaga pengamanan yang andal, berintegritas, dan profesional.
“Ke depan, tantangan keamanan semakin kompleks. Oleh karena itu, Satpam harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat,” tutup Kombes Bambang.





