Wawasan Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi Kota Kendari untuk November 2025 yang menunjukkan kondisi inflasi tetap terkendali. Meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas, laju inflasi masih berada dalam kisaran aman berkat pengendalian harga yang dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait.
Inflasi Terkendali di Tengah Dinamika Harga
Menurut laporan BPS, inflasi bulanan di Kota Kendari pada November tercatat tetap moderat. Pemerintah daerah menyebut capaian ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pelaku usaha, serta distributor bahan kebutuhan pokok.
Penjabat Wali Kota Kendari menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional maupun modern agar potensi lonjakan harga dapat ditekan sedini mungkin.
“Kami memastikan ketersediaan stok tetap aman dan distribusi barang lancar, sehingga gejolak harga dapat diminimalkan,” ujarnya.
Transportasi Menjadi Penyumbang Inflasi Utama
Sektor transportasi tercatat sebagai penyumbang inflasi terbesar pada periode ini. Kenaikan tarif angkutan udara serta biaya transportasi lokal menjadi faktor dominan yang memengaruhi pengeluaran masyarakat.
BPS menjelaskan bahwa tingginya mobilitas menjelang akhir tahun turut mendorong peningkatan permintaan layanan transportasi, sehingga tarif mengalami penyesuaian.
Di luar sektor transportasi, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai rawit, dan bawang merah juga turut memberikan andil inflasi, meskipun dalam porsi yang lebih kecil.

Baca juga: Airbus Tarik 6.000 Pesawat A320 akibat Masalah Software
Stok Bahan Pokok Relatif Aman
TPID Kendari memastikan bahwa stok kebutuhan pokok tetap berada pada level mencukupi. Pasokan beras, gula, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya diklaim dalam kondisi aman hingga awal tahun depan. Pasar murah dan operasi pasar juga terus digelar untuk menahan kenaikan harga komoditas tertentu.
Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog untuk menjaga ketersediaan stok beras dan melakukan intervensi harga jika diperlukan.
Langkah Pengendalian Inflasi Terus Dioptimalkan
Untuk menjaga inflasi tetap stabil menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, pemerintah Kota Kendari menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya:
-
Menambah jadwal operasi pasar di wilayah rawan kenaikan harga
-
Memperkuat koordinasi distribusi barang antara pelabuhan, distributor, dan pedagang
-
Mengawasi potensi aksi penimbunan barang kebutuhan pokok
-
Mengendalikan biaya transportasi melalui peninjauan tarif tertentu
Penjabat Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin masyarakat terbebani oleh kenaikan harga yang tidak wajar.
“Inflasi harus dijaga dengan baik agar daya beli masyarakat tetap stabil. Ini penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada Kenaikan Harga Musiman
Meski inflasi terkendali, pemerintah mengimbau masyarakat tetap bijak dalam berbelanja dan mengantisipasi potensi kenaikan harga musiman menjelang libur akhir tahun. Pemkot Kendari menekankan pentingnya membeli kebutuhan sesuai prioritas dan memanfaatkan program pasar murah yang disediakan pemerintah.





